Skip to main content

Cilegon Dilanda Banjir Dan Covid-19, Wali Kota: Siapa Yang Berdosa Ya?


TRIBUNNEWZ.XYZ - Belum tuntas penanganan wabah virus corona covid-19, Kota Cilegon sudah dihadapkan dengan peristiwa banjir bandang di Kecamatan Grogol dan beberapa ruas wilayah lainnya pada awal pekan lalu.

Namun, Wali Kota Cilegon Edi Ariadi menyampaikan segala peristiwa ini merupakan ujian bagi pemerintah tempat untuk tetap bertahan dan harus bisa menghadapi, selain untuk wawas diri.

“Sudah adanya Covid-19, kini malah banjir. Ujian pemerintah itu rada tidak mengecewakan tahun ini. Siapa yang berdosa ya? masyarakat, pemerintah atau siapa yang berdosa? atau maaf mungkin alasannya ialah berinfak jariah? Saya turut prihatin,” ungkapnya kala memberikan sambutan dalam penyerahan derma sosial kepada warga terdampak Covid-19, Rabu (6/5/2020) kemarin.

Edi mengatakan, ujian yang bertubi-tubi pada tahun ini mengingatkannya pada peristiwa lainnya yang terjadi pada 2018 silam.

Saat itu ruas jalan beton di Jalan Lingkar Selatan (JLS) ambrol alasannya ialah diterjang banjir bandang yang diduga kiriman dari Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang.

“Saya ingat dua tahun yang lalu, pas dengan ulang tahun Cilegon. Banjir di Jalan Lingkar Selatan, hingga jebol jalan. Nah dulu banjir dari selatan, kini dari utara, jadi ibarat sudah seimbang. Tapi, kita tetap harus berusaha biar ini tidak terjadi di lingkungan,” katanya.

Khusus peristiwa lingkungan yang terjadi, kata dia, akan menjadi penilaian pemerintah tempat untuk sanggup lebih bersikap tegas.

“Apakah itu merambah hutan, galian dan sebagainya tanpa aturan. Ini yang harus menjadi perhatian kita pemerintah dan masyarakat. Mana yang boleh, mana yang tidak. Mudah-mudahan banjir tidak ada lagi,” kata beliau ibarat diberitakan Bantennews.co.id. []
Halaman
1 2 3
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar