Skip to main content

Jangan Cekcok, Semua Pihak Harus Bersatu Di Bawah Komando Letjen Doni Monardo


TRIBUNNEWZ.XYZ - Bantuan dari pemerintah dinanti masyarakat alasannya yakni sanggup meringankan beban masyarakat di tengah pandemik Covid-19.

Hanya saja, anggota Komisi VIII dewan perwakilan rakyat RI Fraksi PPP, Muslich Zainal Abidin mengaku masih menerima laporan warga, khususnya yang tinggal di pedalaman, yang belum tersentuh bantuan. Baik sembako maupun Bantuan Langsung Tunai (BLT).

"Oleh karenanya, dewan perwakilan rakyat berharap semua kementerian ikut berperan aktif dengan menggandeng perangkat pemerintah di bawahnya, atau berafiliasi dengan anggota dewan perwakilan rakyat di setiap dapil yang ada," ucap Muslich Zainal Abidin kepada wartawan, Kamis (7/5).

Zainal juga meminta para stakeholder baik di tingkat sentra maupun kawasan untuk tidak saling menyalahkan dan beradu argumen di ruang publik.

Sejauh ini publik disuguhkan perdebatan antara Menko PMK, Muhadjir Effendy dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Termasuk laga ekspresi antara Bupati Boltim, Sehan Salim Landjar dengan Bupati Lumajang, Thoriqul Haq.

Menurutnya, cekcok itu justru menampakkan ketidakkompakan pemerintah.

“DPR memahami bahwa setiap kepala kawasan menginginkan yang terbaik bagi warganya, begitu juga dengan setiap kementerian yang ingin programnya sanggup berjalan dengan baik, namun semua pihak harus tetap satu komando di bawah Gugus Tugas Covid-19 yang dipimpin oleh Letjen Tentara Nasional Indonesia Doni Monardo," terperinci Zainal.

Dia menegaskan bahwa laga argumentasi tidak akan sanggup menuntaskan distribusi dukungan yang tersendat. Untuk itu, semua persoalan harus dikonsultasikan dengan Gugus Tugas Covid-19, sehingga tidak tumpang tindih.

“Kami masih mendengar masyarakat menilai bahwa para pemimpin, baik kawasan maupun pusat, sibuk beradu argumen, namun kebijakan atau dukungan mereka tidak terlaksana di lapangan," pungkasnya. []
Halaman
1 2 3
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar